Pupuk Organik Cair Doea Putri

Keunggulan Teknologi teknologi BBLAN-11 (Bio Bevitro Land Advanted Nutrient) Hemat penggunaan pupuk an-organik digunakan secara bertahap. Mampu mengurangi pestisida (residu s/d 0%) dan gulma. Adanya Fitohormon/Zat Perangsang Tumbuh organik guna memacu tumbuhnya akar sehingga kapasitas penyerapan hara oleh tanaman menjadi lebih optimal. Sediaan bentuk liquid memudahkan dalam aplikasi dilapangan. Memacu/mempercepat pertumbuhan dan proses pematangan buah menjadi lebih sempurna.


MORE INFO

Pupuk Hayati Majemuk Doea Putri

Keunggulan Teknologi teknologi BBLAN-11 (Bio Bevitro Land Advanted Nutrient) Meningkatkan produksi hingga 20% Meningkatkan pendapatan petani 20-30% Menghasilkan zat pengatur tumbuh, anti patogen dan enzym alami guna meningkatkan kesuburan tanaman Menekan penggunaan pupuk kimia hingga 30% Penggunaan pupuk kandang hemat hingga 50% Mengembalikan keseimbangan kesuburan tanah


MORE INFO

Nutrisi Ternak Doea Putri

Keunggulan Teknologi teknologi BBLAN-11 (Bio Bevitro Land Advanted Nutrient) Meningkatkan produksi hingga 20% Meningkatkan pendapatan petani 20-30% Memacu enzim - enzim pencernaan ternak dan mengoptimalkan metabolisme tubuh ternak Memberikan mineral-mineral esensial maupun non esensial dalam proses penyerapan nutrisi Memberikan berbagai macam nutrisi alami untuk pertumbuhan ternak (protein, lemak, kalsium dan vitamin, dsb.)


MORE INFO

Nutrisi Ikan Doea Putri

Keunggulan Teknologi teknologi BBLAN-11 (Bio Bevitro Land Advanted Nutrient) Meningkatkan produksi hingga 20% Meningkatkan pendapatan petani 20-30% Menghasilkan zat pengatur tumbuh, anti patogen dan enzym alami. Meningkatkan proses dekomposisi sisa organik di dasar kolam Memperbaiki mengontrol kualitas air yang terkena limbah. Mengembalikan keseimbangan kesuburan lahan.


MORE INFO
01234

Berita Utama

Bertani Kok Semakin Mahal ?

KOMPAS.com - Musim tanam setiap tahun sangat berarti karena menandai petani untuk mulai mengolah sawahnya. Benih padi, pupuk yang murah, dan air irigasi berkecukupan merupakan modal utama budidaya tanam padi. Benih dan pupuk harus ditebus dengan uang, sedangkan air irigasi adalah anugerah alam.

Read More

Buruh Tani Makin Berkurang

DEMAK, KOMPAS.com -- Petani di sentra pertanian pada musim tanam I 2011/2012, mulai merasakan kekurangan buruh tani. Kekurangan tenaga itu merata di sejumlah sentra pertanian seperti Kecamatan Demak, Wedung, Dempet, Kebonagung, dan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Read More

Desa Utama Berbasis Pertanian

Modal Utama untuk Desa Industri Berbasis Pertanian

Ditulis oleh  Winarso Drajad Widodo, PhD

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Uraian tentang Desa Industri Berbasis Pertanian Industri dari Profesor Sjamsoe??ed Sadjad yang merupakan titipan untuk Capres dan Cawapres (Kompas 5/14), seharusnya menjadi perhatian kita semua. Terutama jajaran birokrasi pertanian dan seluruh bidang yang terkait dengan pertanian. Baik yang sedang dan akan in rolling dan in ruling pada pemerintahan baru nanti. Itu bila sektor pertanian tetap dijadikan sokoguru perekonomian nasional.

Read More

Memahami Pergeseran Musim

KOMPAS.com - Ketentuan musim atau sistem penanggalan yang dikaitkan dengan kegiatan pertanian selama ini menjadi pedoman para petani. Kini, ketentuan musim yang dalam bahasa Jawa dikenal sebagai pranatamangsa bergeser seiring dengan perubahan iklim yang terjadi di dunia.

Read More

Zakat Sebagai Kredit Pajak

1. Pendahuluan

Pengelolaan zakat di Indonesia diatur di dalam Undang-undang Nomor 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat (UU Pengelolaan Zakat). Beberapa pertimbangan dibentuknya Undang-undang Pengelolaan Zakat tersebut adalah:

Read More

Info Pertanian

Benih Hibrida dan Pemulia Tanaman

Varietas hibrida sudah akrab bagi petani kita. Dipasaran kini sudah banyak jenis sayuran hibrida, ada jagung hibrida , tomat hibrida termasuk cabai hibrida. Mengapa ada varietas hibrida apa keunggulan dan bagaimana cara pembuatannya sekilas perlu dipahami bersama .

Read More

Dibentuk Pusat Perlindungan Varietas Tanaman

JAKARTA, (PR).- Indonesia sebagai negara yang berlimpah sumber daya plasma nutfah, masih mengabaikan perlunya perlindungan sumber alam tersebut. Terkadang tanaman asli Indonesia dibiakkan melalui pencurian plasma nutfah oleh pihak asing. Bahkan dipatenkan oleh orang luar.

Read More

India Kembangkan Kentang Super

Para peneliti di India telah mengembangkan kentang yang genetikanya sudah dirombak sehingga mengandung 60 persen protein lebih banyak serta jumlah asam amino yang lebih tinggi dari kentang lain.

Read More

Kisah Duka Para Pemulia

PEMULIA TANAMAN YANG DIJERAT HUKUM : APA SALAH MEREKA ??

Di Negeri ini, tangan-tangan para Korporasi Internasional benih punya kekuataan di segala bidang. Dengan kekuataan pengaruh/relasi dan kapital yang dimiliki telah melahirkan “penjajahan baru” kepada petani kecil. Petani yang berusaha mandiri di lahan atau wilayahnya sendiri tak lepas dari jerat-jerat hukum.

Read More

Tanam Padi Sistem Jajar Legowo

PENDAHULUAN

Dalam upaya pencapaian target program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) pemerintah dalam hal ini Departemen Pertanian melalui Badan Pengembangan dan Penelitian telah banyak mengeluarkan rekomendasi untuk diaplikasikan oleh petani. Salah satu rekomendasi ini adalah penerapan sistem tanam yang benar dan baik melalui pengaturan jarak tanam yang dikenal dengan sistem tanam jajar legowo.

 

Read More

Taruna Tani

Pemulia Balitkabi Menerima Penghargaan

tm taruna tani1Empat peneliti Balitkabi menerima penghargaan dari Menteri Pertanian RI atas pengabdian dan dedikasinya di bidang pemuliaan tanaman.

Read More

Pemulia Tanaman Di Zaman Nabi

PERHATIAN NABI MUHAMAD TERHADAP PARA PEMULIA TANAMAN
Penulis : Nurman Ihsan (THL TBPP Deptan di Banten)

Suatu ketika Rasulullah mendapati beberapa penduduk Madinah sedang melakukan aktivas persilangan (mengawinkan bunga jantan dan betina ) pada tanaman kurma.

Read More

Penemu Varietas Pepaya California Meninggal

taruna tani 3Jakarta Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Indonesia kembali kehilangan ilmuwan terbaiknya. Pakar genetik dan pemuliaan tanaman Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dikenal sebagai penemu varietas pepaya California, Profesor Sriani Sujiprihati, meninggal dunia.

Read More

Sidenuk & Mugibat Varietas Padi Unggul

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) terus mengembangkan varietas padi unggul yang tahan hama, berproduktivitas tinggi, dan rasanya enak lewat teknologi radiasi. Saat ini, BATAN mempunya dua varietas padi hasil radiasi baru, yakni Sidenuk dan Mugibat.

Read More

WARSIYAH : PETANI PEMULIA

Di salah satu penggal tulisan Pemulia Tanaman, ada tulisan seperti ini :

“Di Indonesia kini hanya ada 6 orang yang punya sertifikat sebagai pemulia varietas padi. Dua orang berasal dari petani, sementara empat lainnya dari balai penelitian dan perguruan tinggi. “Petani lain yang jadi pemulia itu adalah Pak Warsiah. Ia rekan saya di Dusun Kalensari.” Walau hanya tamatan SMP, dalam ilmu perpadian, Ito Sumitro memang sudah pakar. Keahliannya mungkin setara dengan tamatan S-3 setingkat doktor.”

Read More

Swa-Usaha & Kelola

Budidaya Kambing

1.) Rahasia Sukses Budidaya Kambing

Dengan biaya pakan yang turun naik dan harga bahan bakar yang tinggi, Peternak kambing yang pintar akan mencari cara untuk mengoperasikan ternak mereka lebih menguntungkan dan efisien. Beberapa cara efisiensi biaya dan kegiatan menghemat waktu dibawah mungkin bisa menjadi pilihan yang berguna. berikut rahasianya:

Read More

Budidaya Sayuran Ramah Lingkungan

Oleh Nani Herawati   

Usaha budidaya sayuran ramah lingkungan adalah usaha budidaya yang dilakukan dengan prinsip tidak merusak lingkungan dan mencemari lingkungan terkait dengan aspek pemanfaatan sumber daya alam, pembuangan limbah dan keamanan lingkungan sekitarnya.Pengelolaan budidaya sayuran yang ramah lingkungan yang diwujudkan dalam penerapan konsep pengeloaan yang tepat adalah jalan keluar dalam untuk mewujudkan usaha tani sayuran yang ramah lingkungan (Direktorat Budidaya Sayuran dan Biofarmaka, 2006 ).

Read More

CONTRACT FARMING

Sebuah Pemikiran Untuk Membangun Sistem Usaha Peternakan Sapi Potong         

Oleh Sasongko WR dan Farida Sukmawati M   

PENDAHULUAN

Permintaan daging sapi yang terus meningkat, yang tidak diimbangi oleh  upaya peningkatan produksi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan akan menyebabkan ketergantungan pada daging impor. Perubahan  keseimbangan antara permintaan dan penawaran membuat fluktuasi harga. Ketika produksi daging sapi terbatas, permintaan meningkat maka akan terjadi kenaikan harga daging sapi nasional, namun ketika impor berlebihan maka harga daging sapi rendah.  Kondisi  demikian menjadi dilema bagi pemerintah untuk menentukan kebijakan.  Harga daging sapi rendah menyebabkan pendapatan peternak sapi menurun; sedangkan harga daging sapi tinggi berdampak pada kemampuan konsumen untuk membeli daging menurun.

Read More

NTB Sebagai Pemasok Jagung Nasional

Oleh Yuliana Susanti  

Tanaman jagung merupakan komoditi pangan andalan bagi sebagian besar masyarakat di daerah Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain sebagai sumber pendapatan dan lapangan kerja, jagung juga termasuk komoditi yang bisa mendatangkan devisa bagi Negara. Subsektor tanaman pangan NTB telah lama dikenal sebagai penyangga pangan (beras) dan penghasil kedelai nasional. Selain itu, kini NTB juga mulai diperhitungkan sebagai penghasil jagung.

Dalam beberapa tahun terakhir ini terlihat indikasi yang jelas bahwa, permintaan jagung akan terus meningkat seiring dengan penambahan jumlah penduduk. Selain itu, jagung  juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, bahan baku industri pangan dan kini juga dimanfaatkan sebagai bahan baku bioenergi (bioetanol) sebagai pengganti bahan bakar fosil yang ketersediaannya mulai terbatas.

Read More

Produktivitas Telur Ayam Arab

Oleh Farida Sukmawati M  

Ayam Arab, merupakan keturunan dari Ayam Brakel Kriel-Silver dari Belgia; keberadaannya di Indonesia karena dibawa oleh orang-orang  Indonesia yang datang dari  Saudi Arabia. Ciri khasnya adalah warna putih mengkilap di sepanjang leher, punggung putih berbintik hitam, bulu sayap hitam bergaris putih dan bulu ekor dominan hitam bercampur putih.

Dari penampilan tubuhnya, tinggi Ayam Arab dewasa mencapai 35 cm dengan bobot 1,5-2 kg. Kepalanya mempunyai jengger berbentuk tunggal dan bergerigi. Ayam ini berbulu tebal. Ayam Arab betina dewasa tingginya mencapai 25 cm dengan bobot 1,0-1,5 kg. Kepalanya berjengger tipis, bergerigi. Badannya berbulu tebal. Selama usia produktif antara 0,8-1,5 tahun, betina arab terus-menerus bertelur, sehingga hampir setiap hari menghasilkan telur.

Read More

Wirausaha Tani

Bank Pertanian

Peran sektor pertanian sangat dominan dalam perekonomian nasional. Sektor pertanian merupakan penyumbang terbesar dalam PDB Nasional. Bahkan hampir sebagian besar daerah di Indonesia, kontribusi sektor pertanian terhadap PDB sangat dominan. Karena itu sektor pertanian harus mendapat perhatian lebih agar dapat konsisten memberikan kontribusi  terhadap Pendapatan Nasional.

Read More

Bertani Tanpa Kebanggaan

Menjadi petani di negeri ini identik dengan sejuta kesialan. Saat hendak menanam, petani terbentur modal dan sulit mangakses aneka sarana produksi pertanian. Kalaupun ada, harganya selangit.

Read More

Metode Precision Farming Dari Utara

Oleh : Andy S. Wisnu

Saya baru seminggu menginjakkan kaki di Amerika ketika kawan saya mengajak jalan-jalan seputaran Negara bagian, di daerah tengah Amerika Serikat- oleh penduduknya diistilahkan Midwest.  Kesan pertama bagi saya sebagai orang Indonesia adalah: serasa di rumah sendiri. Bukan karena banyak warung coto Makassar atau ikan bakar seperti di Makassar kampung saya, tetapi karena di kiri-kanan jalan terhampar ladang yang luas, dengan tanaman yang berjejer rapi mengingatkan pada prajurit TNI yang sedang latihan baris-berbaris. Jalanan yang membelah ladang menjauhi jalan raya pun bukan aspal, melainkan jalan pengerasan dilapisi batu kapur (gravel) yang membuat kabut bila ada pengemudi yang melewati jalan terserbut.

Read More

Pengembangan Diri Menuju Kesuksesan

Kesuksesan hanya akan diinspirasi oleh orang yang Bervisi, dimiliki oleh orang yang Berkeyakinan Yang Mendalam, dilaksanakan oleh yang Ikhlas, dimulai oleh yang Cerdas, dimenangkan oleh yang Berani, diraih oleh orang yang Sehat dan Kuat, digerakan oleh yang Bermotivasi. Diraih dengan Perencanaan Yang Matang, dihasilkan oleh Kerjasama dalam Tim, dilalui dengan Kerja Tuntas.

Read More

Revitalisasi Pendidikan Petani

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 16 tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan, perlu dicermati secara seksama, karena Undang-undang ini merupakan landasan hukum utama bagi penyelenggaraan penyuluhan secara terpadu yang menyangkut berbagai aspek pendidikan petani beserta ruang lingkup kehidupannya. Sebetulnya penyiapan Undang-undang ini telah lama dipersiapkan para inohong pertanian di Departemen Pertanian sejak lebih 30 tahun yang lalu. Namun karena berbagai permasalahan rancangan Undang-undang tersebut bayak mengalami hambatan. Namun alhamdulillah, kiranya bisa terwujud pada tahun 2006. Hal ini patut disyukuri oleh para petani (termasuk pekebun, peternak, nelayan, dan sebagainya), para penyuluh serta aparat pembina penyuluhan, baik yang berada di pusat maupun daerah.

Read More

Program Kegiatan

Aplikasi dan Cara Penggunaan PHM-Doea Putri

APLIKASI DAN CARA PENGGUNAAAN

PUPUK HAYATI  MAJEMUK

Untuk mendapatkan hasil maksimal gunakan aturan pakai PHM DOEA PUTRI ini sesuai petunjuk sebagai berikut :

 

1.       APLIKASI LAHAN: 1.)>Taburkan pupuk kandang/kompos atau kembalikan jerami pada lahan untuk diolah kembali sebagai pupuk alami dan 2.)>Semprotkan/siram PHM DOEA PUTRI, dosis 4ml-5ml/1 (satu) liter air, pada 10 (sepuluh) hari sebelum masa tanam dan 3.)>Lakukan (ulang) penyemprotan sistem kabut pada lahan, dosis 6ml/1 (satu) liter air pada saat 3 (tiga) hari sebelum tanam.

 

2.       APLIKASI KHUSUS TANAMAN PADI: Lakukan aplikasi lahan sesuai No.1 diatas, dan penyemprotan berikutnya setelah tanaman berumur 10hr-15hr, dosis 3ml-4ml/1 (satu) liter air, interval 10hr-15hr sekali, disaat padi sedang hamil lakukan penyemprotan ekstra dan selanjutnya pada saat padi susu hingga panen. Perhatian: pada saat padi sedang berbunga atau penyerbukan Jangan Disemprot Dahulu,

 

3.       APLIKASI TANAMAN PALAWIJA (PANGAN): JAGUNG, KENTANG, KACANG TANAH, KEDELAI, KACANG HIJAU, SINGKONG, UBI KAYU, UMBI-UMBIAN MERAMBAT dll. Lakukan aplikasi lahan sesuai No.1 diatas, penyemprotan berikutnya setelah tanaman berumur 10hr-15hr, dosis 3ml-4ml/1 (satu) liter air, interval 10hr-15hr sekali. (Aplikasikan pada akar dan tanah dengan sistem semprot/siram/kocor).

 

4.       APLIKASI TANAMAN SAYUR MAYUR: LOBAK, ASPARAGUS, LABU, BUNCIS, KOL, CHAISIN, BAWANG, KUBIS, GAMBAS, BAYAM, WORTEL, KANGKUNG, KACANG PANJANG, SAWI, PAPRIKA, BROKOLI dll: Lakukan aplikasi lahan sesuai No.1 diatas, Penyemprotan berikutnya setelah tanaman umur 10hr-15hr, dosis 3ml-4ml/1 (satu) liter air, interval 7hr-10hr sekali (Aplikasikan pada akar dan tanah dengan sistem semprot/siram/kocor).

 

5.       APLIKASI TANAMAN MERAMBAT: SEMANGKA, MELON, ANGGUR, STRAWBERRY, MENTIMUN dll. Lakukan aplikasi lahan sesuai No.1 diatas, penyemprotan berikutnya setelah tanaman umur 15hr, dosis 3ml-4ml/1 (satu) liter air. interval 10hr-15hr sekali (Aplikasikan pada akar dan tanah dengan sistem semprot/siram/kocor).

 

6.       APLIKASI TANAMAN BUAH BATANG KERAS: NANGKA, SAWO, ALPUKAT, JAMBU, MANGGA, BELIMBING, DURIAN, RAMBUTAN, JERUK, PISANG, APEL dll. Aplikasikan pada tanah/akar dengan sistem siram/kocor, dosis 5ml-6ml/1(satu) liter air, interval 15hr-30hr sekali dan untuk tanaman produktif, dosis 20ml dicampur 5 Liter air untuk setiap pohonnya (Aplikasikan pada tanah atau akar di siram/kocor pada jarak (+/-) 1 s/d 2 meter sekitar pohonnya)

 

7.       APLIKASI KHUSUS UNTUK TANAMAN: CABAI, PEPAYA, TERONG, TOMAT, NENAS,: Lakukan aplikasi lahan sesuai No.1 diatas, penyemprotan berikutnya pada tanah/akar selama tanaman belum berbunga/berbuah, dan setelah buah dipetik (Aplikasikan pada ranting dan daun dengan sistem kabut), dosis 3ml/1 (satu) liter air, interval 7hr-10hr sekali.

 

8.       APLIKASI TANAMAN HIAS & OBAT: Krisan, Gladiol, Adenium, Aglonema, Euphorbia, Anggrek, Asplenium, Alokasia, Bromeliad, Pachypodium, Anthurium dan Bunga-bungaan, lakukan penyemprotan pada media tanam, dosis 2ml/1 (satu) liter air, interval 7hr-10hr. (Aplikasikan pada daun dengan sistem penyemprotan kabut dan sebagian siram pada media tanam).

 

9.       Untuk mendapatkan HASIL MAKSIMAL gunakan PUPUK ORGANIK DOEA PUTRI Aplikasikan pada tunas, akar, batang/ranting, daun dan buah pada tanaman sesuai aturan pakai POC DOEA PUTRI, untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil Panen disetiap musim.

 

Keterangan:     1.] Gunakan pupuk dasar kompos atau kandang sesuai anjuran PPL/Dinas setempat 2.] waktu penyemprotan pagi (06.00-09.00) dan sore (16.00-18.00) 3.] Hentikan penyemprotan pada saat berbunga 4.] Kocok terlebih dahulu sebelum digunakan 5.] Simpan di tempat sejuk dan kering 6.] Satu tutup botol=10ml 7.] Di-larang penggunaan PHM DOEA PUTRI bersamaan dengan bahan-bahan KIMIA (pupuk atau Pestisida)

Aplikasi dan Cara Penggunaan POC Doea Putri

Untuk mendapatkan hasil maksimal gunakan aturan pakai PUPUK ORGANIK DOEA PUTRI ini sesuai petunjuk sebagai berikut : 

1.       APLIKASI LAHAN: 1.)>Taburkan pupuk kandang/kompos atau kembalikan jerami pada lahan untuk diolah kembali sebagai pupuk alami dan 2.)>Semprotkan/siram PHM DOEA PUTRI, dosis 4ml-5ml/1 (satu) liter air, pada 10 (sepuluh) hari sebelum masa tanam dan 3.)>Lakukan (ulang) penyemprotan sistem kabut pada lahan, dosis 6ml/1 (satu) liter air pada saat 3 (tiga) hari sebelum tanam.

 

2.       APLIKASI KHUSUS TANAMAN PADI: Lakukan aplikasi lahan sesuai No.1 diatas, dan penyemprotan berikutnya setelah tanaman berumur 10hr-15hr, dengan POC dosis 4ml/liter air,  interval 10hr-15hr sekali, disaat padi sedang hamil lakukan penyemprotan ekstra dan selanjutnya pada saat padi susu hingga panen, Perhatian: pada saat padi sedang berbunga atau penyerbukan Jangan Disemprot Dahulu,

 

3.       APLIKASI TANAMAN PALAWIJA (PANGAN): JAGUNG, KENTANG, KACANG TANAH, KEDELAI, KACANG HIJAU, SINGKONG, UBI KAYU, UMBI-UMBIAN MERAMBAT dll. Lakukan aplikasi lahan sesuai No.1 diatas, penyemprotan berikutnya setelah tanaman berumur 10hr-15hr, dosis 4ml/ liter air, interval 10hr-15hr sekali. (Aplikasikan pada tunas, akar, batang/ranting, buah maupun daun tanaman dengan sistem penyemprotan kabut).

 

4.       APLIKASI TANAMAN SAYUR MAYUR: LOBAK, ASPARAGUS, LABU, BUNCIS, KOL, CHAISIN, BAWANG, KUBIS, GAMBAS, BAYAM, WORTEL, KANGKUNG, KACANG PANJANG, SAWI, PAPRIKA, BROKOLI dll: Lakukan aplikasi lahan sesuai No.1 diatas, Penyemprotan berikutnya setelah tanaman umur 10hr-15hr, dosis 3ml/liter air, interval 7hr-10hr sekali (Aplikasikan pada tunas, akar, batang/ranting, buah maupun daun tanaman dengan sistem penyemprotan kabut).

 

5.       APLIKASI TANAMAN MERAMBAT: SEMANGKA, MELON, ANGGUR, STRAWBERRY, MENTIMUN dll. Lakukan aplikasi lahan sesuai No.1 diatas, penyemprotan berikutnya setelah tanaman umur 15hr, dosis 3ml-4ml/1 (satu) liter air, interval 10hr-15hr sekali  (Aplikasikan pada  batang/ranting, buah maupun daun tanaman dengan sistem penyemprotan kabut).

 

6.       APLIKASI TANAMAN BUAH BATANG KERAS: NANGKA, SAWO, ALPUKAT, JAMBU, MANGGA, BELIMBING, DURIAN, RAMBUTAN, JERUK, PISANG, APEL dll.  dosis 5ml-6ml/1(satu) liter air,  interval 15hr-30hr sekali dan (Aplikasikan pada tunas, akar, batang/ranting, buah maupun daun tanaman dengan sistem penyemprotan kabut) dan untuk tanaman produktif direkomendasikan menggunakan produk PHM DOEA PUTRI, dosis 20ml dicampur 5 Liter air untuk setiap pohonnya (Aplikasikan pada tanah atau akar di siram/kocor pada jarak (+/-) 1 s/d 2 meter sekitar pohonnya)

 

7.       APLIKASI KHUSUS UNTUK TANAMAN: CABAI, PEPAYA, TERONG, TOMAT, NENAS,: Lakukan aplikasi lahan sesuai No.1 diatas, penyemprotan berikutnya pada tanah/akar selama tanaman belum berbunga/berbuah dan setelah buah dipetik (Aplikasikan pada ranting dan daun dengan sistem kabut), dosis 3ml/1 (satu) liter air, interval 7hr-10hr sekali

 

8.       APLIKASI TANAMAN HIAS & OBAT: Krisan, Gladiol, Adenium, Aglonema, Euphorbia, Anggrek, Asplenium, Alokasia, Bromeliad, Pachypodium, Anthurium dan Bunga-bungaan, lakukan penyemprotan pada media tanam, dosis 2ml/1 (satu) liter air, interval 7hr-10hr.  (Aplikasikan pada batang/ranting, daun tanaman dengan sistem penyemprotan kabut).

 

9.       Untuk mendapatkan HASIL MAKSIMAL gunakan PUPUK HAYATI DOEA PUTRI (Aplikasikan pada akar dan tanah dengan sistem semprot/siram/kocor). sesuai aturan pakai PHM DOEA PUTRI, untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil Panen disetiap musim.

 

Keterangan:    

1.] Gunakan pupuk dasar kompos atau kandang sesuai anjuran PPL/Dinas setempat 2.] waktu penyemprotan pagi (06.00-09.00) dan sore (16.00-18.00) 3.] Hentikan penyemprotan pada saat berbunga 4.] Kocok terlebih dahulu sebelum digunakan 5.] Simpan di tempat sejuk dan kering 6.] Satu tutup botol=10ml 7.] Di-larang penggunaan POC DOEA PUTRI bersamaan dengan bahan-bahan KIMIA (pupuk atau Pestisida).

Budaya Perusahaan

Budaya perusahaan CV. DUA PUTRI LESTARI Divisi Agro Industry adalah sikap dan perilaku, yang harus dicerminkan oleh sikap dan perilaku para Pimpinan, Staf dan Karyawan dalam mencapai visi dan misinya (the way we do things around here), sikap dan perilaku tersebut merupakan pencerminan nilai-nilai dan norma-norma yang ada di lingkungan perusahaan;

Penjabaran lebih lanjut atas pilar utama atau Pernyataan Budaya Perusahaan CV. DUA PUTRI LESTARI Divisi AgroIndustri yaitu “Mitra Terbaik Para Petani” sebagai acuan pokok bagaimana perilaku perusahaan dengan segenap jajarannya dalam mengelola bisnisnya sebagai berikut :

  1. Berorientasi pada kepuasan Pelanggan didasari oleh Perhatian, Komitmen yang tinggi dan Kualitas Mutu Produk yang tetap terjaga;
  2. Sumber Daya Manusia (SDM) Bermutu Tinggi.
  3. Menguntungkan Pemegang Saham, Pelanggan dan Stake Holder Lainnya.
  4. Meningkatkan keterampilan akademik (academic skill), keterampilan berpikir (skill of thinking), keterampilan berkomunikasi (communication skill) dan keterampilan mengelola (management skill)
  5. Bekerja sebagai wirausahawan, inovatif, kreatif, dinamis dan proaktif.

Manajemen bertekad untuk menerapkan Intisari dari Butir Perilaku Budaya Perusahaan yaitu :

  • Bekerja keras dengan penuh tanggung jawab, jujur dan berdisiplin sebagai wujud dari keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Bersikap sebagai pemasar bagi Produk Pupuk DOEA PUTRI berteknologi BBLAN-11 dan produk-produknya.
  • Memelihara semangat etos kerja yang didasari kebersamaan.
  • Memberikan layanan secara cepat, teliti (akurat) dan ramah
  • Peduli terhadap masalah yang muncul dan menyelesaikannya secara tepat dan cepat.
  • Berfikir, bersikap, dan bekerja secara profesional yang didasari penguasaan dan sesuai sistem dan prosedur yang berlaku serta sifat dasar :
    • Selalu inovasi dan kreatifitas.
    • Secara terus menerus memperbaiki cara dan metode bekerja
    • Menggunakan sumber daya perusahaan yang terbatas dengan efektif dan efisien
    • Menggunakan sumber daya dari luar untuk mencapai tujuan
    • Menghargai orang berprestasi
    • Melakukan pekerjaan dengan benar dan tepat
    • Memperoleh kepercayaan para Distributor, Dealer dan Agen
    • Memenuhi komitmen dalam perjanjian bersama para Distributor, Dealer dan Agen.
    • Selalu membangun aliansi strategis dengan Mitra Kerja.
  • Bersikap terbuka, rasa kebersamaan, toleran dan menjaga keharmonisan antar sesama pimpinan, staf dan karyawan
  • Memperluas wawasan, pengetahuan dan keterampilan demi kemajuan para Distributor, Dealer dan Agen.

INFO PRODUK

Produk perusahaan diproduksi menggunakan metode teknologi BBLAN-11” (Bio Bevitro Land Advanted Nutrient) dengan menerapkan dan melakukan penambahan mikro organisme unggul dialam kedalam pupuk, yang dalam aktifitas hidupnya, mikro organisme ini dapat menimbulkan dampak positif terhadap perbaikan tanah/lahan dan peningkatan kualitas pertumbuhan tanaman yang hidup diatasnya. Kemampuan teknologi ini telah teruji dan terbukti berhasil guna dalam mengatasi kerusakan tanah, dan dapat diaplikasikan untuk pertanian yang produktif dan meningkatkan produktifitas tanaman. teknologi BBLAN-11” mampu Membentuk dan Menciptakan Keseimbangan Ekologis Alamiah dan dapat diterapkan melalui aplikasi produk PUPUK Organik DOEA PUTRI, sebab mikro organisme yang terkandung didalam Pupuk Organik DOEA PUTRI akan berkembangbiak didalam tanah dan akan menyediakan unsur-unsur hara yang dibutuhkan tanaman, sebagai food (nutrisi), baik makanan tanaman, makanan mikroba dan unsur hara tanaman, serta nutrisi hewan.

Didalam tanah, unsur hara yang tertambat dalam bentuk organik dapat diurai menjadi bentuk yang tersedia bagi tanaman berkat jasa mikroorganisme yang terlibat dalam dekomposisi. Selain itu mikro organisme juga mampu menyediakan berbagai bahan senyawa organik, seperti Asam Amino, Asam Organik,  Antibiotika, Fito Hormon, Enzim, dan senyawa organik yang merupakan senyawa intermediate / sekunder  sebagai Precursor atau pemicu senyawa organik motivator setiap fase, sebagai precursor dalam pembentukan Nutrisi serta menjadi stimulator hormone-hormone pertumbuhan sebagai penggerak aktifitas cambium dan perancang percepatan pembelahan sel tunas sehingga menjadikan tanaman memiliki ketahanan terhadap serangan hama dan penyakit.  

Formula teknologi BBLAN-11 R diperoleh dari hasil riset bertahun-tahun oleh para peneliti CV. DUA PUTRI LESTARI, dan dikembangkan dari materi-materi yang berasal dari berbagai jenis tanaman dan olahan pertanian, dan Produk ini dihasilkan melalui 17 tahapan proses produksi yang dilakukan dengan mesin otomatis,dibuat dari bahan baku yang bersifat murni organik sesuai standar mutu yang ditetapkan dan selalu disempurnakan dengan penambahan mikroba yang bermanfaat dengan tingkat kemurnian dan homogenitasnya.

Kegunaan POC Doea Putri

Produk POC DOEA PUTRI ini dapat diaplikasikan dan menyuburkan semua jenis tanaman Palawija, Hortikultura, Tanaman Perkebunan dan Tanaman Industri dalam upaya untuk Memacu pertumbuhan yang maksimal tetap terjaga melalui keseimbangan perkembangan dari :

Daun: Mempercepat pertumbuhan Daun jadi lebat, keras, padat, lebar, tebal, berisi,  mengkilap. Muncul warna asli dan tidak mudah rontok.

Batang: Mempercepat perkembangan batang dalam melakukan pembelahan sel, sehingga cepat besar, kokoh dan berurat

Bunga: Mempercepat keluarnya bunga, kuncup di setiap pori pembungaan dan tidak mudah gugur.

Buah: Mempercepat putik bunga jadi buah. Buah lebih padat, besar dan berisi. Buah semakin lezat dan beraroma.

Akar: Mempercepat pertumbuhan akar baru dan kokoh.

Tunas: Mempercepat keluarnya tunas-tunas dan anakan baru pada setiap pori-pori

Tanah: Memperbaiki struktur tanah yang rusak juga meningkatkan kualitas rasa, tekstur dan aroma buah.Meningkatkan pertumbuhan umbi/buah menjadi lebih besar dan berbobot.

Berita Aplikasi Produk

  • Budidaya Kambing

    Budidaya Kambing

  • CONTRACT FARMING

    CONTRACT FARMING

  • Budidaya Sayuran Ramah Lingkungan

    Budidaya Sayuran Ramah Lingkungan

  • Produktivitas Telur Ayam Arab

    Produktivitas Telur Ayam Arab

  • NTB Sebagai Pemasok Jagung Nasional

    NTB Sebagai Pemasok Jagung Nasional

Budidaya Kambing

Budidaya Kambing

1.) Rahasia Sukses Budidaya Kambing

Dengan biaya pakan yang turun naik dan harga bahan bakar yang tinggi, Peternak kambing yang pintar akan mencari cara untuk mengoperasikan ternak mereka lebih men... Read more...

CONTRACT FARMING

CONTRACT FARMING

Sebuah Pemikiran Untuk Membangun Sistem Usaha Peternakan Sapi Potong         

Oleh Sasongko WR dan Farida Sukmawati M   

PENDAHULUAN

Permintaan daging sapi yang terus meningkat, yang tidak diimbangi oleh  upaya peningkat... Read more...

Budidaya Sayuran Ramah Lingkungan

Budidaya Sayuran Ramah Lingkungan

Oleh Nani Herawati   

Usaha budidaya sayuran ramah lingkungan adalah usaha budidaya yang dilakukan dengan prinsip tidak merusak lingkungan dan mencemari lingkungan terkait dengan aspek pemanfaatan sumber daya alam, pembuangan limbah dan keamanan lingkungan sekitarnya.Pengelolaan budidaya ... Read more...

Produktivitas Telur Ayam Arab

Produktivitas Telur Ayam Arab

Oleh Farida Sukmawati M  

Ayam Arab, merupakan keturunan dari Ayam Brakel Kriel-Silver dari Belgia; keberadaannya di Indonesia karena dibawa oleh orang-orang  Indonesia yang datang dari  Saudi Arabia. Ciri khasnya adalah warna putih mengkilap di sepanjang leher, punggung putih berbintik h... Read more...

NTB Sebagai Pemasok Jagung Nasional

NTB Sebagai Pemasok Jagung Nasional

Oleh Yuliana Susanti  

Tanaman jagung merupakan komoditi pangan andalan bagi sebagian besar masyarakat di daerah Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain sebagai sumber pendapatan dan lapangan kerja, jagung juga termasuk komoditi yang bisa mendatangkan devisa bagi Negara. Subsektor tana... Read more...

Previous
Next

Layanan Konsumen

email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Info Distributor

image

At. Mi consequat dolor ad penatibus. Placerat in nullam pretium ut inceptos. Primis natoque, sollicitudin elit vulputate. Porttitor.

Image Galery

Who's Online

We have 8 guests and no members online
067022
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
40
59
384
66098
1534
2977
67022

Your IP: 54.81.94.71

Aplikasi Produk

Pupuk Organik Cair (POC)
Pupuk Hayati Majemuk (PHM)
Pupuk Organik Padat (POP)
Nutrisi Ikan
Nutrisi Ternak

Mitra Usaha Distribusi

Peluang Mitra Usaha
Persyaratan Mitra Usaha
Distributor (Provinsi)
Dealer (Kabupaten)
Agen (Kecamatan)

 

Lain - Lain

Cara Bertransaksi
Marketing Kit
Program Mitra Produksi
Kontak Kami
FAQ (Pertanyaan)

Contact Us

0811.988.2222, 0858.9015.2222,

0819.0881.3222

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Web : www.pupukduaputri.com